MUTIARA HIKMAH PERJALANAN SPIRITUAL NABI MUHAMMAD SAW

 

“Jangan heran ketika orang-orang suci dan berhati bersih bersholawat kepada Nabi,

maka Rasulullah akan hadir dan datang kepadanya secara ruhani”  

KH. Dr. Akhmad Shodiq, MA

 

Peringatan hari Isra’ Mi’raj merupakan momentum besar yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam karena peristiwa ini merupakan perjalanan badaniyah  lintas langit yang menakjubkan yang tidak bisa dijawab oleh teori-teori dan persepsi ilmuan filsafat bahkan fisikawan Indonesia bahkan dunia.

Alhamdulillah bertepatan dengan hari senin, 16 April 2018 Ma’had Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkesempatan untuk bersama-sama bersilaturahin dalam rangka  ngalap keberkahan Nabi Muhammad SAW untuk memperingati momentum akbar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang mengusung tema “Mutiara Hikmah Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW” yang disampaikan oleh ayahanda kita semua yaitu KH. Dr. Akhmad Shodiq, MA dan langsung dihadiri oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu Prof. Dr. Dede Rosyada, MA di Mabna Syarifah Muda’im.

Hikmah dan Pelajaran agung tersampaikan secara sempurna dengan keteduhan kata-kata dan kekhusuan hati tentang suatu hal yang sangat krusial dalam menunaikan kewajiban umat Islam, yang perintahnya langsung disampaikan Allah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW di langit tertinggi sebagai hadiah terindah darinya untuk umat terkasihnya.

Khusyu’ merupakan nilai tertinggi dalam rangka pembuktian iman dan kesucian hati seorang hamba ketika menghadap Sang Khaliq. Suatu nilai yang jangan sekalipun kita kapok karena selalu gagal meraihnya dan puas ketika mendapatkannya. Suatu nilai yang akan mengantarkan kita kepada keindahan yang haqiqi, keindahan yang tidak perlu kemana-mana, tidak perlu bayar berapa-berapa dan mampu menguras habis konsentrasinya karena keindahan itu murah, hanya butuh ketulusan dan kasih sayang bersama Allah SWT sampai batin tenggelam dalam kesadaran ketuhanan.

Itulah nilai-nilai yang seharusnya kita upayakan sebagai umat Nabi terindah dalam rangka Mi’raj kita kepada Allah SWT (Assholat Mi’rajul Mukminin) bukan saatnya lagi untuk memperdebatkan masalah Kaifiyah tapi sudah saatnya kita membangkitkan Ruhiyah ketuhanan dan menghadirkan hati untuk selalu berada dengan Allah.

Semoga kita semua dijadikan ahli-Nya Allah,

Dijadikan orang-orang yang ahli ibadah,

Dijadikan orang-orang yang mampu menghilangkan seluruh sifat buruknya,

Dijadikan orang-orang yang mampu taat dihadapan Allah,

Dijadikan orang-orang yang diberikan kemampuan untuk merasakan nikmatnya ibadah,

Dijadikan orang-orang yang diberikan kehidupan hasanah dunia dan akhiratnya.

Amien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *