Launching Ma’had Al-Jami’ah: ASRAMA SIAP JADI MA’HAD

Berita Ma’had. Launching Ma’had Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dilaksanakan di Auditorium Harun Nasution pada Jum’at (27/10)  berlangsung dengan khidmat. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA, serta dihadiri segenap pengurus Ma’had Al-Jami’ah sendiri, di antaranya Kepala pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Akhmad Shodiq MA, para pengasuh, murobbi/ah, mudabbir/ah, dan seluruh mahasantri dari lima mabna yang ada.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA menyatakan dukungan serta apresiasi kepada pihak Ma’had Al-Jami’ah yang dari waktu ke waktu senantiasa berupaya melakukan perbaikan dan pembaharuan, guna meningkatkan kualitas Ma’had Al-Jami’ah ke depannya.

Pelaksanaan Launching (Peluncuran Kembali) nama-nama Mabna Ma’had Al-Jami’ah merupakan penyetaraan fungsi dan peran setiap Mabna yang ada. Acara ini dengan resmi mengubah kedudukan Asrama menjadi Ma’had. Fungsinya juga dinilai akan lebih kompleks dibanding dulu ketika masih disebut asrama.

Adapun perubahan nama dari lima gedung asrama & Ma’had yang kini disebut mabna, yang merupakan bagian dari Ma’had Al-Jami’ah antara lain:

  1. Ma’had Putra berubah menjadi : Mabna Syekh Nawawi
  2. ASPI berubah menjadi : Mabna Syarifah Muda’im
  3. ASPA berubah menjadi : Mabna Syekh Abdul Karim
  4. ASPA FKIK berubah menjadi : Mabna Sultan Hasanuddin
  5. ASPI FKIK berubah menjadi : Mabna Syarifah Khadijah

Acara ini merupakan upaya Ma’had Al-Jami’ah dalam rangka menciptakan mahasiswa berjiwa santri yang nantinya akan menduduki kursi-kursi penting dalam pemerintahan, menjadi tokoh-tokoh Agama, Ilmuwan dan kelak akan menjadi pemimpin umat yang mengintegrasikan aspek keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Studium General yang menghadirkan dua narasumber ulung yaitu, Prof. Dr. H. D. Hidayat, MA dan Prof. Dr. Chotibul Umam, MA, serta dipandu oleh Kyai Utob Tobroni, Lc. MCL sebagai moderator.

Acara ini mengangkat tema “Integrasi Keilmuan, Keislaman, & Keindonesiaan”. Tentu ini sejalan dengan representatif visi dan misi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang hadir untuk mengintegritaskan ketiga hal tersebut. Di akhir acara, kedua narasumber tak lupa memberikan apresiasinya kepada Ma’had Al-Jami’ah atas diadakannya acara ini. (Nurul Fadilah Annisa – Mabna Syarifah Muda’im)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *