Perkuat Peran Generasi Muda, Ma'had Al-Jam'iah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Pembekalan Mahasantri
CIPUTAT — Ma’had Al-Jam'iah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan pembekalan mahasantri dengan mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Acara yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan dan keislaman ini dilaksanakan pada Selasa, 21 Oktober 2026, bertempat di Asrama Mahasantri Mabna Syarifah Fatimah.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Ma’had Al-Jam'iah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. KH. M. Nurul Irfan, M.A., sebagai narasumber utama yang memberikan materi serta motivasi inspiratif kepada para mahasantri.

Membangun Karakter Santri yang Unggul dan Berdaya Saing
Dalam pemaparannya, Dr. KH. M. Nurul Irfan, M.A. menekankan bahwa santri memiliki posisi strategis dan tanggung jawab besar dalam mengawal masa depan bangsa. Tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai panggilan moral bagi para mahasantri untuk mempersiapkan diri menyongsong visi Indonesia Emas 2045 melalui penguasaan ilmu pengetahuan, akhlakul karimah, serta kepemimpinan yang berintegritas.
"Santri hari ini tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan zaman, menguasai teknologi, dan menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat demi mewujudkan Indonesia Emas," ujar Dr. KH. M. Nurul Irfan, M.A. di hadapan para mahasantri.
Antusiasme Tinggi dari Para Mahasantri
Acara pembekalan yang berlangsung di Mabna Syarifah Fatimah ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme yang tinggi dari para mahasantri. Suasana interaktif terlihat jelas ketika sesi diskusi dan tanya jawab dibuka, di mana para mahasantri aktif mengajukan pertanyaan seputar tantangan kontemporer yang dihadapi oleh generasi muda Islam di era modern.
Melalui kegiatan ini, pihak Ma'had Al-Jam'iah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap para mahasantri dapat mengimplementasikan ilmu dan arahan yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan asrama maupun masyarakat luas. Pembekalan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam membentuk karakter mahasantri yang religius, nasionalis, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.#IM
