Membentuk Generasi Unggul, Mabna Syekh Nawawi UIN Jakarta Sukses Gelar MOSA 2026 dengan Tema "Bertumbuh dalam Ilmu, Berakar dalam Akhlak"
Membentuk Generasi Unggul, Mabna Syekh Nawawi UIN Jakarta Sukses Gelar MOSA 2026 dengan Tema "Bertumbuh dalam Ilmu, Berakar dalam Akhlak"

CIPUTAT — Ma’had Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Mabna Syekh Nawawi kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi intelektual yang berkarakter islami. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan kegiatan Masa Orientasi Mahasantri (MOSA) Mabna Syekh Nawawi 2026 yang dihelat selama tiga hari berturut-turut pada Jum’at hingga Minggu, 04–06 September 2026.

Mengusung tema utama "Bertumbuh dalam Ilmu, Berakar dalam Akhlak: Membentuk Mahasantri Berdaya, Berkarya, dan Bermakna", kegiatan ini dirancang secara khusus untuk menyambut dan membekali para mahasantri baru tahun akademik 2026 sebelum mereka resmi memulai tradisi kehidupan pesantren kampus.

Menjawab Tantangan Integrasi Ilmu dan Akhlak (Why & What)

Sebagai subsistem akademik dan pembinaan di bawah naungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ma'had Al-Jami'ah memiliki peran strategis dalam mengembangkan tradisi pesantren di lingkungan perguruan tinggi. Melalui program MOSA, panitia berupaya menanamkan nilai-nilai kepesantrenan yang bersumber dari khazanah intelektual klasik, sekaligus mendorong sikap intelektual yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang kaya.

Ketua panitia menyampaikan bahwa tema tahun ini dipilih agar seluruh mahasantri baru tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang luas dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi akhlak serta nilai-nilai kehidupan yang kuat. Menjadi seorang mahasantri bukan sekadar tentang mengejar prestasi akademik semata, melainkan tentang bagaimana ilmu yang diperoleh mampu membentuk pribadi yang berkarakter, rendah hati, bertanggung jawab, serta memberikan kemaslahatan bagi sesama.

Rangkaian Kegiatan dan Materi Pembinaan (Who, Where, & When)

Kegiatan yang berpusat di Mabna Syekh Nawawi ini diikuti oleh para mahasantri baru putra yang telah lolos melalui serangkaian seleksi ketat, meliputi uji kemampuan bahasa Arab dan Inggris, kemampuan membaca Al-Qur'an, komitmen tata tertib, serta pengisian formulir daring.

Untuk memperkaya wawasan para peserta, panitia menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya, di antaranya:

  1. Muhammad A'raaf, S.Ag. (Narasumber Hari Pertama)
  2. Ahmad Hamdani, M.Si.P., C.P.S (Narasumber Hari Kedua)
  3. Sesi berbagi inspirasi (Sharing Session) pada hari kedua yang diisi oleh M. Dzikra Rantona, Rafi Kamilsyah Sangadji, dan Amirul Ardy Brilian.

WhatsApp Image 2026-09-15 at 09.32.18

Tujuan Strategis Pembinaan (How)

Pelaksanaan MOSA 2026 ini ditempuh melalui metode orientasi yang komprehensif dan edukatif guna mencapai beberapa sasaran utama, yaitu:

  • Mengenalkan struktur organisasi Ma'had Al-Jami'ah beserta jajaran pengurus dan pengasuh di Mabna Syekh Nawawi.
  • Memahamkan tata tertib dan aturan kedisiplinan yang berlaku di lingkungan mabna.
  • Memberikan gambaran utuh mengenai rangkaian kegiatan pembinaan akademik maupun non-akademik selama satu tahun ke depan.
  • Mempererat tali ukhuwah (persaudaraan) antar-mahasantri dari berbagai latar belakang fakultas dan daerah, serta memperkuat kebersamaan dengan para mudabbir, murabbi, dan pengasuh mabna.
  • Menanamkan wawasan keislaman yang Rahmatan lil'alamin serta memotivasi mahasantri agar siap menjalani seluruh proses adaptasi dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi.

Dengan terselenggaranya MOSA 2026 ini, diharapkan para mahasantri Mabna Syekh Nawawi UIN Jakarta dapat bertransformasi menjadi insan akademis yang tangguh, berdaya saing global, berkarya nyata, serta bermakna bagi masyarakat luas.#IM