Membanggakan, Mahasantri Mabna Syarifah Mudaim raih juara II Musabaqah Fahmil Qu’an pada Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) II 2023
Mahasantri Mabna Syarifah Mudaim kembali meraih prestasi membanggakan di ajang nasional, Kali ini torehan prestasi datang dari Lia Nur Afifah, Mahasiswi jurusan Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lia Nur Afifah yang biasa disapa Lia meraih juara II cabang perlombaan Musabaqoh Fahmil Qur’an bersama timnya di ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKI II) 2023 yang dilaksanakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada 14-17 Juni 2023.
Tahun ini OASE pada cabang Musabaqoh Fahmil Qur’an terdiri dari beberapa babak, di babak pertama seluruh peserta beregu wajib melaksanakan tes CBT sebagai tahap penyisihan awal. 12 tim dari berbagai PTKI yang lolos tes tersebut berhak bertanding di babak final, salah satu tim yang lolos adalah tim UIN Jakarta yakni Lia dan rekan-rekannya. Pada babak final, 12 tim PTKI dibagi menjadi 3 sesi, setiap sesi terdiri dari 4 tim yang akan diseleksi kembali dan diambil 1 regu dengan nilai tertinggi yang kemudian melaju ke babak grand final. Dengan persiapan dan latihan yang matang tim UIN Jakarta akhirnya juga lolos ke babak grand final dengan rival tangguh, UIN Jogjakarta dan UIN Malang.
Di babak grand final Lia dan tim sempat tertinggal karena mendapat nilai terendah pada sesi soal wajib. Namun, pada sesi soal rebutan, Lia dan tim semakin cekatan dan kompak dalam menjawab soal hingga akhirnya dapat menyusul tim-tim lain dan hasil akhir memutuskan tim UIN Jakarta sebagai juara II cabang Musabaqah Fahmil Qur’an OASE tahun ini.
“Alhamdulillah bersyukur sekali bisa berjuang mewakili UIN Jakarta sampai ke grand final. Dinyatakan lulus seleksi awal saja sudah sangat membahagiakan, apalagi sampai ke babak ini, karena pada event-event perlombaan sebelumnya saya gugur ditahap awal. Jadi, bisa sampai babak ini tentu menjadi motivasi terbesar bagi saya pribadi dan tim, kami harus terus berusaha dan tetap fokus untuk bisa meraih hasil terbaik.” Tutur Lia dengan penuh haru dan semangat menggebu.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan-harapannya.
“Pencapaian di OASE 2023 ini tentu menjadi pengalaman berharga. Saya berharap, saya bisa semakin semangat untuk belajar memahami al-Qur’an dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang sudah dicapai ini tidak menjadikan saya berpuas diri tapi terus menjadi evaluasi untuk kedepannya. Harapan untuk cabang perlombaan Musabaqoh Fahmil Qur’an dan event OASE, semoga ditahun-tahun berikutnya semakin baik lagi dan semoga menjadi cabang perlombaan dan event yang semakin matang dan menjadi wadah terbaik generasi Al-Qur’an, Aamiin” tutupnya.
Perjuangan Lia dan rekan-rekannya dalam mengikuti Musabaqah Fahmil Qur’an dengan niat memuliakan Al-Qur’an, mengasah ilmu agama serta memperdalam pengetahuan berbahasa tentu patut dijadikan motivasi dan pengingat bahwa manusia adalah khalifah di muka bumi yang berkewajiban untuk terus menuntut ilmu.
By. Anis Anfa’atul Mu’jizah
