Mabna Syarifah Mudaim Resmi Buka MOSA & Usbu’ul Qur’an 2026, Dorong Mahasantri Buka Lembaran Baru Berbasis Nilai Qur'ani
Mabna Syarifah Mudaim Resmi Buka MOSA & Usbu’ul Qur’an 2026, Dorong Mahasantri Buka Lembaran Baru Berbasis Nilai Qur'ani

TANGERANG SELATAN — Sebanyak 286 mahasantri beserta pengelola Mabna Syarifah Mudaim menghadiri pembukaan Masa Orientasi Mahasantri (MOSA) dan Usbu’ul Qur’an 2026 yang digelar di Lapangan Utama Mabna Syarifah Mudaim pada Senin (31/8/2026) ba'da subuh.

Rangkaian acara diawali dengan Salat Subuh berjamaah di lapangan terbuka pada pukul 04.40 WIB. Acara yang dipandu oleh MC Siti Kamiliatuzzahra ini diselenggarakan sebagai langkah awal pembinaan dan pengenalan kehidupan kepesantrenan serta akademik bagi para mahasantri baru.

Murabbiah Mabna Syarifah Mudaim, Kak Muswita, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini untuk menempa kedisiplinan dan mempererat kebersamaan.

"Kami berharap para mahasantri dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab, serta menjadikan momentum ini untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari," tutur Kak Muswita.

Hadir memberikan pembekalan utama, Kepala Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dr. KH. M. Nurul Irfan, M.Ag., menyampaikan Mau’idzhah Hasanah sekaligus motivasi kepesantrenan. Beliau mendorong para mahasantri untuk menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan mahasantri dengan keteguhan niat.

"Kehidupan akademik dan kepesantrenan harus dijalani secara beriringan dengan semangat tinggi, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab," tegas Dr. KH. M. Nurul Irfan.

Sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian acara secara resmi, Dr. KH. M. Nurul Irfan memotong pita pembukaan yang dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama hingga acara berakhir pada pukul 06.10 WIB.

WhatsApp Image 2026-09-01 at 14.12.48 (1)

Mengakar dalam Budaya Orientasi Ma’had: Adaptasi, Integritas, dan Karakter

Pelaksanaan MOSA di lingkungan Ma'had Al-Jami'ah bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan instrumen penting dalam meletakkan pondasi transformasi karakter mahasantri. Tradisi pembinaan di ma'had menuntut pembentukan pola pikir dan kebiasaan baru yang menggabungkan kedisiplinan intelektual kampus dengan tradisi keilmuan pesantren.

Melalui MOSA, para mahasantri diperkenalkan pada kultur khas ma'had yang menjunjung tinggi nilai-nilai ukhuwah (persaudaraan), ta'dhib (penanaman adab), serta kemandirian. Orientasi ini menjadi sarana penyesuaian diri agar mahasantri mampu menyelaraskan kesibukan perkuliahan formal dengan kegiatan keagamaan, seperti pembiasaan salat berjamaah, pengajian kitab, dan program tahfiz.

Integrasi antara tradisi orientasi pesantren dan dinamika akademik ini dirancang agar mahasantri tidak hanya unggul secara intelektual di ruang kuliah, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan ketahanan mental yang kokoh. MOSA menjadi gerbang awal dalam mencetak generasi akademisi yang berakhlak mulia dan berwawasan Qur'ani.

Agenda Rangkaian Kegiatan

Acara pembukaan ini menjadi titik awal dari serangkaian agenda intensif di Mabna Syarifah Mudaim yang akan berlangsung sepanjang awal bulan September:

  • Usbu’ul Qur’an: 1–5 September 2026 (Pendalaman dan kedekatan dengan Al-Qur'an)
  • MOSA Games: 5 September 2026 (Wadah kebersamaan dan kerja sama tim)
  • Mudabbirah Show: 6 September 2026 (Apresiasi dan keteladanan pengurus mabna)
  • Pentas Seni Mahasantri: 12 September 2026 (Ajang ekspresi kreativitas dan bakat mahasantri)

Melalui rangkaian kegiatan terstruktur tersebut, pengelola berharap para mahasantri memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam mengarungi dinamika belajar serta kehidupan bermasyarakat di ma'had.#IM