Cinta Tak Harus Kehilangan Jati Diri: Mengulas "Virus Merah Jambu" di Mabna Syarifah Fatimah
CIPUTAT – Masalah asmara sering kali menjadi dilema bagi kaum muda, terutama dalam menjaga keseimbangan antara perasaan dan identitas diri. Menanggapi fenomena tersebut, sebuah kegiatan sharing session bertajuk “Virus Merah Jambu: Belajar Mencintai, Tanpa Kehilangan Diri Sendiri” sukses digelar pada Jumat, 1 Mei 2026.
Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini bertempat di Musholla Mabna Syarifah Fatimah dan dihadiri oleh para peserta yang antusias menyimak materi. Penyelenggara menghadirkan narasumber ahli, Bunda Syifani Wirianisa, M.Sos., untuk mengupas tuntas esensi cinta dari sudut pandang yang lebih sehat dan dewasa.
Mencintai dengan Kesadaran
Dalam pemaparannya, Bunda Syifani menekankan bahwa cinta sejati tidak hanya sekadar letupan perasaan, namun melibatkan tanggung jawab yang besar. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:
- Makna Cinta Sehat: Memahami bahwa mencintai berarti tetap menjaga jati diri masing-masing.
- Kesadaran Diri: Pentingnya memiliki batasan (boundaries) agar tidak kehilangan prinsip pribadi dalam sebuah hubungan.
- Tanggung Jawab Emosional: Mengelola emosi secara dewasa tanpa mengabaikan kesehatan mental sendiri.
Suasana Hangat dan Interaktif
Rangkaian acara disusun dengan apik, dimulai dari pembukaan oleh MC, pembacaan tilawah, hingga inti penyampaian materi. Suasana semakin hangat ketika memasuki sesi tanya jawab yang interaktif. Para peserta tidak ragu untuk berbagi pengalaman pribadi maupun mengajukan pertanyaan kritis terkait tema yang diangkat.
Menariknya, meski membahas topik yang mendalam, suasana tetap terasa santai. Para peserta tampak menikmati diskusi sambil menikmati minuman es teh manis yang mereka bawa masing-masing.

Dampak Positif bagi Peserta
Kegiatan yang ditutup dengan doa bersama ini dinilai memberikan dampak positif yang signifikan. Secara keseluruhan, acara berjalan lancar dan berhasil memberikan wawasan baru bagi para peserta mengenai cara menjalin hubungan tanpa mengorbankan integritas diri.
Melalui sharing session ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan konsep mencintai secara bijak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hubungan yang dijalani menjadi sumber pertumbuhan, bukan penghambat perkembangan diri.
