Capacity Building and Training Mudabbirah Mabna Syarifah Mudaim 2023
Pada tanggal 2-5 Agustus 2023 Mabna Syarifah Mudaim melaksanakan kegiatan Capacity Building dan Training Mudabbirah di Ruang Belajar Mabna. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus baru Mabna. Tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah memberikan pembekalan kepada para mudabbirah baru untuk menjalankan tugasnya selama masa kepengurusan. Adapun jenis pembekalan yang diberikan sangatlah beragam, seperti materi mengenai kema’hadan, media dan komunikasi, seni dan bahasa, kemahasantrian, presentasi kalender kegiatan, serta adab dan akhlak sebagai mudabbirah.
Hari pertama, Training Mudabbirah dibuka oleh Kak Istiqomah, S.Pd selaku Murabbiah Mabna Syarifah Mudaim. Beliau memaparkan materi kema’hadan yang membahas perihal sejarah dari ma’had, peraturan, serta panca jiwa Ma’had Al-jamiah UIN Jakarta. Selain itu, mudabbirah juga diberi pemahaman mengenai hak dan kewajiban mudabbirah. Hal tersebut diberikan agar para mudabbirah dapat melaksanakan amanah dengan baik, memberikan kontribusi serta inovasi di Ma’had Al-Jami’ah khususnya pada Mabna Syarifah Mudaim.
Pada hari kedua, para mudabbirah mendapatkan pelatihan mengenai media dan komunikasi (medkom), dan seni bahasa. Sesi pertama adalah penyampaian materi-materi media komunikasi yang dipaparkan oleh Kak Ismi Azizatul Khikmah selaku koordinator divisi media dan komunikasi (medkom). Materi-materi yang disampaikan yaitu jobdesk umum divisi medkom, orientasi tentang media sosial yang dimiliki oleh Ma’had al-Jami’ah dan Mabna Syarifah Mudaim, dan mekanisme pembuatan konten. Penyampaian materi media komunikasi ini bertujuan untuk mendorong para mudabbirah agar semangat dalam memanfaatkan media digital untuk menginformasikan seluruh kegiatan di Ma’had dan juga sebagai sarana dakwah. Sesi kedua adalah penyampaian materi seni dan bahasa yang dipaparkan oleh Kak Suci Amalia, S.S.I selaku koordinator divisi seni dan bahasa. Adapun materi-materi yang disampaikan yaitu berkaitan dengan aktivitas belajar sehari-hari di Mabna Syarifah Mudaim seperti morning activity, muhadatsah, speech, extracurricular dan language hour. Pemaparan tersebut bertujuan agar aktivitas yang ada di Ma’had terlaksana dengan efisien dan efektif dan juga seluruh warga mabna dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Asing.
Selain diberikan pemahaman mengenai medkom dan seni bahasa, mudabbirah juga dibekali pemahaman mengenai tahfidz ibadah dan kemahasantrian di hari ketiga. Penyampaian materi tahfidz ibadah dipaparkan oleh Kak Tutik Handayani selaku koordinator divisi tahfidz dan ibadah. Materi-materi yang dipaparkan yaitu mengenai aktivitas serta jobdesk tahfidz ibadah baik setiap hari ataupun setiap minggu di Mabna Syarifah Mudaim. Selain itu, pembekalan adab juga dipaparkan dengan harapan supaya para mudabbirah dapat menjadi role model yang baik bagi para mahasantri. Pada sesi kedua, terdapat penyampaian materi kemahasantrian oleh Kak Izzatul Fikri Al-Basyariyah selaku koordinator divisi kemahasantrian. Materi-materi yang disampaikan yaitu mengenai peraturan-peraturan yang ada di Mabna Syarifah Mudaim, baik untuk mudabbirah maupun mahasantri. Penyampaian materi ini bertujuan untuk menertibkan para mudabbirah dan mahasantri dalam melaksanakan seluruh kegiatan Ma’had dari pagi hingga malam sehingga terciptanya aktivitas yang terstruktur.
Pada hari keempat, terdapat presentasi mengenai kalender akademik oleh Kak Izzatul Fikri Al-Basyariyah berupa timeline kegiatan selama masa kepengurusan. Setelah itu, training mudabbirah ditutup dengan pembekalan mengenai akhlak dan adab yang disampaikan oleh Kak Ismi Azizatul Khikmah dengan harapan supaya para mudabbirah dapat menerapkannya dan menjadi teladan yang baik bagi para mahasantri. Pelatihan mudabbirah tersebut mendapatkan antusias yang baik dari peserta. Terlihat dari empat hari masa pelatihan para peserta sangat antusias dan juga aktif mengajukan ide serta inovasi-inovasi. Dari pelatihan-pelatihan yang telah dilakukan selama empat hari tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi para mudabbirah, menciptakan rasa kekeluargaan, serta sikap saling mendukung satu sama lain sehingga dapat mewujudkan visi misi Ma’had Al-Jami’ah dengan maksimal.
Penulis: RA. Diana dan Ismi Azizatul
