Workshop Literasi AI di Mabna Syarifah Khodijah: Dorong Mahasantri Melek Teknologi dan Etika Digital
Workshop Literasi AI di Mabna Syarifah Khodijah: Dorong Mahasantri Melek Teknologi dan Etika Digital

Ciputat, 31 Oktober 2025 — Mabna Syarifah Khodijah Ma’had Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar kegiatan edukatif bertajuk Workshop Literasi AI (Artificial Intelligence) pada Jumat, 31 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber muda inspiratif Fajar Pinastia Arrahman dari ALII UIN Jakarta, yang dikenal sebagai praktisi teknologi sekaligus penggerak literasi digital di kalangan mahasiswa.

Workshop ini diikuti oleh puluhan mahasantri dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Jakarta. Dalam paparannya, Fajar Pinastia Arrahman mengajak peserta untuk memahami konsep dasar kecerdasan buatan, etika penggunaannya, serta peluang pemanfaatannya di bidang akademik dan kehidupan sehari-hari.

“AI bukan sekadar alat bantu, tapi juga cermin dari cara kita berpikir dan bertanggung jawab terhadap data serta keputusan yang kita ambil,” ujarnya di hadapan peserta.

WhatsApp Image 2025-11-01 at 04.52.34 (1)

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi hands-on practice, di mana peserta diperkenalkan pada berbagai aplikasi berbasis AI yang dapat membantu riset, menulis karya ilmiah, dan mengelola informasi dengan efektif. Narasumber juga menekankan pentingnya AI literacy sebagai kemampuan baru abad ke-21 yang wajib dimiliki generasi santri modern.

Kepala OMM Ma’had Al-Jami’ah, Syarif Hidayatullah, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Mabna Syarifah Khodijah yang konsisten menghadirkan program edukatif progresif.

“Santri UIN Jakarta harus siap menjadi pelopor pemanfaatan teknologi dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan moralitas. Literasi AI adalah bagian dari ikhtiar menuju santri cerdas dan berakhlak,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasantri semakin sadar akan pentingnya memahami teknologi secara kritis, kreatif, dan beretika. Workshop Literasi AI menjadi langkah nyata Ma’had Al-Jami’ah dalam menyiapkan generasi santri yang mampu beradaptasi di era digital tanpa kehilangan jati diri keislaman dan kebangsaan.#IM