MLEC 2025 Tumbuhkan Semangat Kebahasaan dan Kreativitas Mahasantri Mabna Syarifah Mudaim
MLEC 2025 Tumbuhkan Semangat Kebahasaan dan Kreativitas Mahasantri Mabna Syarifah Mudaim

Jakarta, 1 November 2025 — Mudaim Language Expo and Competition (MLEC) 2025 kembali digelar dengan penuh semangat di lingkungan Mabna Syarifah Mudaim, Ma’had Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan budaya ini berlangsung sejak pertengahan Oktober hingga malam puncak pada Sabtu, 1 November 2025.
Rangkaian kegiatan MLEC 2025 dibuka secara resmi pada Sabtu, 25 Oktober 2025, oleh Murabbiah Kak Ismi Azizatul Khikmah, S.Pd., Gr. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan kebahasaan sebagai sarana pengembangan diri, karakter, dan kepercayaan diri mahasantri.
“Bahasa itu adalah jembatan kita untuk berkomunikasi agar bisa menyatu dengan yang lainnya,” ungkap Kak Ismi dalam pembukaan kegiatan.
Kegiatan MLEC tahun ini mengusung berbagai lomba menarik, baik offline maupun online. Untuk kategori offline, terdapat empat cabang lomba, yaitu Story Telling, Speech, Qira’atusy Syi‘ir, dan Ghina ‘Araby. Sementara itu, untuk kategori online, peserta berkompetisi dalam LinguaLens Competition—yakni lomba video kreatif berbahasa yang ditayangkan melalui akun Instagram dan TikTok Mabna Syarifah Mudaim—serta Decorative Hallway Competition, yang menilai kebersihan dan kreativitas dekorasi lorong kamar mahasantri.
Malam Puncak MLEC: Ajang Apresiasi dan Penampilan Terbaik
Puncak acara Spectacular Night MLEC digelar pada Sabtu malam, 1 November 2025, di Aula Mabna Syarifah Mudaim. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an, serta sambutan dari berbagai pihak, antara lain Ketua Pelaksana A. Auliyah Gita Cahyani, Pengasuh Mabna Ibu Nailil Huda Nuriz, Lc., M.A. dan Kepala Ma’had Al-Jami’ah KH. Dr. Nurul Irfan, M.Ag.Dalam sambutannya, Dr. Nurul Irfan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme mahasantri.
“MLEC adalah ruang yang mempertemukan nilai-nilai akademik, religius, dan kultural dalam satu panggung. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah untuk melatih keberanian dan kepemimpinan mahasantri dalam berbahasa dan berbudaya,” tuturnya.

IMG_8419
Malam puncak juga menampilkan dua peserta terbaik dari masing-masing cabang lomba offline, yang kembali menunjukkan bakat terbaik mereka dalam empat kategori: Story Telling, Speech, Qira’atusy Syi‘ir, dan Ghina ‘Araby. Selain itu, dua video terbaik dari ajang LinguaLens Competition turut ditayangkan, memberikan inspirasi sekaligus hiburan bagi seluruh hadirin.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah bagi para juara dari enam kategori lomba, doa bersama, dan penutupan resmi oleh MC. Suasana penuh kehangatan, kebanggaan, dan rasa syukur menyelimuti seluruh peserta dan panitia yang telah berjuang menyukseskan kegiatan ini.
 MLEC: Dari Bahasa Menuju Harmoni
Dengan tema “Unity in Diversity Language, To Achieve Our Common Goals for the Best Future,” MLEC 2025 membuktikan bahwa kemampuan berbahasa bukan sekadar keterampilan akademik, melainkan kunci membangun harmoni, kepercayaan diri, dan prestasi.
MLEC menjadi bukti nyata bahwa semangat “Dare to Speak, Dare to Shine” hidup di antara mahasantri Mabna Syarifah Mudaim, yang terus berinovasi dan berkreasi menuju generasi Ma’had yang cerdas, religius, dan berwawasan global.#IM