
Oleh : Ahmad Zaki Muntafi ( 11140440000043 / Mudabbir Ma'had / Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum)
BERITA MA’HAD. Senin malam (5/9), setelah melaksanakan salat Maghrib berjamaah, Ma’had Syaikh Nawawi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan kegiatan perdana
seven minute speech. Kegiatan ini merupakan upaya dalam mengasah kemampuan
public speaking mahasantri, khususnya
public speaking dengan menggunaan bahasa Asing, yakni bahasa Inggris ataupun bahasa Arab.
Namun, kegiatan
seven minute speech juga mendorong untuk menciptakan mental yang baik bagi mahasantri untuk dapat berbicara di depan umum, karena mental merupakan kunci utamanya.
Kegiatan perdana
seven minute speech (5/9) dilaksanakan oleh Acep Lukmanul Hakim, yang biasa disapa dengan Acep, mahasantri angkatan tahun 2015. Tema yang Acep sampaikan tentang bulan Dzulhijjah dan pelaksanaan kurban, karena tidak lama lagi momen Idul Adha akan datang. Maka, tema tersebut sesuai dengan momen yang akan dirayakan oleh umat Muslim.
Acep memiliki ciri khas dalam melaksanakan
seven minute speech. Bahkan, Acep pernah menggunakan media wayang kulit pada semester kemarin. Pada kegiatan perdana
seven minute speech (5/9) Acep menggunakan media gambar untuk memaparkan kajian tentang bulan Dzulhijjah dan kurban.
Kegiatan
seven minute speech merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Ma’had. Pelaksanaan kegiatan
seven minute speech dilaksanakan setelah Maghrib, atau setelah Shubuh bagi Ma’had lain di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Setiap mahasantri di Ma’had akan mendapatkan jadwal
seven minute speech sesuai dengan alur jadwal yang dibuat oleh Mudabbir. Diharapkan melalui kegiatan
seven minute speech dapat menciptakan karakter mahasantri yang berkualitas.